Skip to main content

Potret Toleransi Antar Umat Beragama di Desa Ngargoyoso Jateng

Sebuah potret toleransi antar-umat beragama ditunjukkan oleh sebuah desa di Kabupaten Karanganyar dan menjadi contoh rukunnya kehidupan antar umat beragama. Tiga tempat ibadah berbeda berdiri saling berdampingan. Komunikasi antar pemuka agama menjadi kunci toleransi di desa tersebut.
    Ketiga tempat ibadah itu adalah masjid Al Mu'min, gereja Sidang Jemaat Allah Pancaran Berkat, dan pura Agra Bhadra Darma.
    Bangunan-bangunan tersebut berdiri di lahan tanah kas Desa Ngargoyoso sejak belasan tahun silam. Meski saling berdampingan, tak pernah terjadi gesekan antarumat beragama. Mereka hidup saling menghargai dan menghormati satu sama lain.
    Kunci keharmonisan antara umat Islam, Kristen, dan Hindu ini adalah komunikasi antarpemuka agama. Bahkan pada Hari Raya Idul Fitri, pihaknya meminta pihak majelis gereja untuk memajukan kegiatan peribadatan sebagai upaya toleransi terhadap umat muslim yang menjalankan salat Id.

(Ed: Sarasdewiq)

Lihat video selengkapnya di:

http://m.liputan6.com/tv/read/2279123/potret-toleransi-antar-umat-beragama-di-desa-ngargoyoso-jateng

Popular posts from this blog

Komik Toleransi Untuk Anak Usia Dini

Seorang psikolog ternama, Dr. Haim Ginott memberikan ungkapan bahwa Anak-anak bagaikan semen yang basah. Apapun yang jatuh kepadanya akan meninggalkan sebuah jejak. Ketika kita memberikan wejangan seperti tontonan televis i , majalah atau komik, maka isi  di dalamnya bisa saja menjadi seperti jejak pada semen basah yang nantinya kering dan melekat dalam diri anak.  Saat ini isu-isu intoleransi hingga radikalisme merambah kebagian belahan bumi nusantara. Bahkan merambah ke dunia anak-anak, seperti buku pelajaran, buku bacaan dan lain sebagainya.(Baca: Penyebaran Radikalisme di Sekolah Bisa Melalui Buku Agama ) Kita sebagai pendidik harus menjaga anak-anak kita agar tidak menjadi seorang anak yang memiliki jiwa intoleran. Demikian saya sajikan sebuah komik toleransi yang sangat bermanfaat bagi anak-anak. komik ini juga bisa digunakan sebagai media visualisasi untuk mengajar anak SD-SMP dalam mata kuliah PAI (Pendidikan Agama Islam).       ...

Mereka Punya Bahasa Universal

Oleh: Aris Karisma, Comica. Suatu waktu, menjelang sore. Ketika aku duduk-duduk di teras rumah. Menikmati secangkir teh hangat. Aku tiba tiba mengerti apa yg dikatakan binatang dan tumbuhan. Mungkin ini sekedar kegilaan. Namun aku mengerti. Mereka punya bahasa yg universal, menghubungkan semua menjadi satu. Bahasa yg utuh dan bisa dimengerti tanpa dipelajari. Aku mendengar pembicaraan, seekor burung. Bagaimana ia membentangkan sayapnya & bercerita bagaimana bumi terlihat dr atas sana. Semut mengajarkan kerjasama. Sistem yg mereka jalani setiap hari. Bekerja keras, berbagi makanan, demi sesama. Dan, aku yakin ketika aku mendengar satu persatu dari binatang itu berbicara, tak ada satupun yg bercerita mengenai Agama. Mereka hanya berbicara mengenai hidup, bagaimana mengisinya, dan bagaimana mereka menjalaninya, dari hari ke hari. Aku yakin, jika aku bertemu singa, mungkin dia akan berbicara mengenai wibawa. Dan mungkin, lebah bercerita mengenai madu-madu yg dikumpulkannya. Dan, aku ...