Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Internasional

Guru Kristen Mengajar al-Quran

Oleh: Agen bella Kisah inspirasi datang dari seorang kakek beragama Nasrani yang hidup di suatu desa di wilayah Minya, Mesir. Namanya adalah Ayad Shaker Hanna. Dia mengajar anak-anak Muslim untuk membaca dan menghafal al-Quran. Ia juga mengajar bahasa Inggris sejak tahun 1940an. Perbuatan mulianya ini menjadikan dia dihormati oleh penduduk desanya. Menurut kakek berusia 80 tahun ini, mempertahankan eksistensi sangatlah penting. “Alquran mengajarkan ini dan itu, Injil juga mengajarkan ini dan itu. Mengapa kita tidak menghafal keduanya?” katanya dengan penuh rendah  hati. Ahmed Osman, salah satu tokoh di desa itu mengatakan, sudah lama Ayad memelihara dan mengajar banyak orang. Banyak Muslim yang berhutang padanya. Jika ada perbedaan, dengan hormat kami akan memperingatkan anak-anak agar tidak mengikuti Ayad, dan merujuk ke guru Muslim. Tetapi sudah sejak lama kita menyuruh anak-anak untuk belajar dari Ayad. Yahudi, Kristen dan Islam adalah ajaran warisan dari Nabi Ibrahim as. Ayad m...

London yang Islami: Penuh Cinta, Keadilan dan Kebebasan Beragama

Dalam sebuah artikel, seorang akademisi muslim, Maulana Syed Ali Raza Rizvi mengatakan bahwa saat ini London lebih terlihat islami dibanding negara-negara yang masyarakatnya beragama islam. Alasannya adalah bahwa Islam merupakan agama yang penuh cinta dan penegakan keadilan, dan itu terwujud di London. berikut kutipannya dalam bahasa Inggris: "He says this is because Islam is all about love and justice and so is London, but let’s get real: when have we ever seen Islam being all about love and justice, anywhere in the world or anytime in history? Still, Rizvi is right: London is “more Islamic” than some Muslim countries. In London, the government actively encourages the practice of Islam, whereas in many Muslim countries the governments are repressive." Di London sendiri pemerintah secara aktif mendorong penerapan nilai-nilai Islam, di mana pada banyak negara mayoritas Islam pemerintahnya justru bertindak represif. Rizvi yang terlahir di Pakistan dan pernah mengenya...

Netizen Muslim di Dunia Ramai-Ramai Kecam Serangan Paris

AgenToleransi.com, PARIS -- Para pengguna sosial media di berbagai belahan dunia ramai-ramai mengecam rangkaian serangan di Paris yang menewaskan lebih dari 150 orang. Netizen Muslim pun mengganggap serangan itu bukan bagian dari Islam.  "Saya Muslim, agama saya Islam tidak bersalah atas kejahatan ini. Kejahatan itu tidak merepresentasikan Islam sama sekali," tulis akun @Abadi9383 dalam kicauannya.  Hal senada juga disampaikan oleh Rashid Buttha. "Saya tidak tahu ke mana dunia akan melangkah? Saya seorang Muslim mengecam tindakan mengerikan tersebut. Islam adalah agama yang damai," tulisnya.  Akun @SaraOrphangirl yang berdomisili di Uni Emirat Arab juga memberikan pernyataan yang sama. "Saya Muslim, saya menentang setiap serangan terhadap manusia, tak peduli warna kulit atau agamanya. Ii yang diajarkan Islan kepada saya."  Sementara Roxxie dengan akun @ThatRoxxieGirl yang berdomisi di Inggris mengaku memiliki banyak teman Muslim. "Dan saya tahu Isla...

Din Syamsuddin Promosikan Islam Damai di Jepang

Pada akhir kunjungan di Jepang, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin berceramah di Markas Sasakawa Peace Foundation, Tokyo, Rabu (4/11).  Ceramah dihadiri 100 tokoh dari berbagai kalangan, baik tokoh agama, akademisi, mahasiswa, profesional, pengusaha, dan umum. Dalam ceramah bertajuk "Masalah, Tantangan dan Masa Depan Islam di Indonesia" itu, mantan ketua umum PP Muhammadiyah ini menjelaskan jika Islam di Indonesia memiliki watak berbeda dengan Islam di negeri-negeri lain termasuk Timur Tengah. Din menyebut masuknya Islam ke Indonesia secara damai dan latar sosial-budaya masyarakat Indonesia yang cinta damai. Sebagai akibatnya, Islam di Indonesia berwatak damai, moderat, inklusif, toleran, dan anti-kekerasan.  Watak ini dianut oleh mayoritas mutlak umat Islam dan telah berlangsung berabad lamanya. Maka hampir dapat dikatakan, sejak dulu tidak ada ketegangan dan pertentangan serius antara Muslim dan non-Muslim, dan juga antara sesama Muslim....

Presiden Senegal Serukan Negara-negara Afrika Dukung Islam Toleran

DAKAR, AgenToleran.com  — Presiden Senegal Macky Sall menyerukan negara-negara Afrika untuk mendukung "Islam toleran" dan berbagi intelijen untuk memerangi kelompok pejihad. "Kita harus mengembangkan wacana teologis dan fiosofis, melatih para imam dengan pengertian Islam toleran," kata Sall saat menyampaikan pidato di Forum Internasional Dakar tentang Perdamaian dan Keamanan di ibu kota Senegal. "Kita tidak akan membiarkan mereka (kelompok pejihad) untuk memaksakan bentuk lain agama dengan praktik-praktik yang tidak sesuai dengan tradisi kita atau konsepsi kita tentang Islam," katanya, lantas menambahkan bahwa kewajiban mengenakan jilbab penuh sebagai contoh ekstremisme. "Kita harus memiliki keberanian untuk melawan bentuk Islam yang berlebihan ini," Sall menambahkan. Senegal adalah negara sekuler di Afrika barat di mana lebih dari 92 persen dari perkiraan populasi 14 juta adalah Muslim. Pernyataan Presiden Senegal sejalan dengan seruan Menteri...