Skip to main content

Jalan-Jalan Agar Toleran



Traveling adalah salah satu cara untuk mengenali makna Toleransi. Sadar atau tidak, kita hidup di dunia yang penuh dengan perbedaan. Sehingga, pikiran yang terbuka dan sikap saling menghargai harus tertanam dalam diri setiap manusia.



Perbedaan bukan sesuatu yang meniscayakan timbulnya perpecahan, justru persatuan akan semakin indah dengan adanya perbedaan.


Menularkan dan mengajarkan sikap toleransi rasanya sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang yang menghargai perbedaan. Kewajiban ini bahkan sama urgennya dengan kewajiban mencegah generasi bangsa dari bahaya narkoba dan korupsi.



Sebagai orangtua, selayaknya menanamkan nilai-nilai toleransi pada anaknya sejak dini. Sebagai seorang guru, tampilkan sikap toleransi yang dapat dijadikan contoh bagi sang murid dalam kehidupannya.



Sebagai teman, ajak dan tunjukkan sikap menghargai orang lain dan menghargai perbedaan.


Sebenarnya, ada banyak cara untuk belajar bagaimana menumbuhkan nilai toleransi. Salah satunya adalah dengan travelling, mengunjungi berbagai tempat di luar lingkungan kita.


Traveling tidak melulu pergi ke tempat-tempat yang besar, mewah dan jauh, sehingga menguras kantong kita. Kegiatan ini pada dasarnya adalah melakukan sebuah perjalanan menuju tempat tertentu yang mungkin asing bagi kita.


Mengunjungi tempat-tempat baru di sekitar kota yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya, seperti panti asuhan, taman, atau mengunjungi kegiatan adat di daerah lain bisa jadi langkah awal bagi kita untuk menanamkan nilai toleransi. Baik pada diri kita masing-masing, dengan anak, kerabat atau teman yang kita ajak.



Tentunya, untuk mensukseskan acara traveling Anda, harus ada persiapan yang matang sebelum berangkat.


Dengan bertambahnya kemajuan teknologi, sebenarnya traveling bukan lagi barang mahal dan ribet. Beragam aplikasi dan website travel yang siap membantu kita menentukan tempat dan persiapan yang bagaimana yang harus kita pilih.


Manfaat traveling sebenarnya lebih besar dibanding biaya dan waktu yang kita habiskan untuk itu. Dengan mengunjungi tempat lain, kita akan semakin memahami bahwa perbedaan adalah suatu keniscayaan di dunia ini. Tidak ada orang bahkan makhluk yang diciptakan identik sama.


Kita akan menyadari,  bahwa kita tidak berhak sedikit pun untuk memaksakan agar orang lain sama dengan kita. Bahkan lebih jauh lagi, kita akan merasakan indahnya harmoni dalam perbedaan yang terbentang di alam yang luas ini.


Jadi, mau traveling kemana Anda tahun ini?


Salam Toleransi!

Popular posts from this blog

Komik Toleransi Untuk Anak Usia Dini

Seorang psikolog ternama, Dr. Haim Ginott memberikan ungkapan bahwa Anak-anak bagaikan semen yang basah. Apapun yang jatuh kepadanya akan meninggalkan sebuah jejak. Ketika kita memberikan wejangan seperti tontonan televis i , majalah atau komik, maka isi  di dalamnya bisa saja menjadi seperti jejak pada semen basah yang nantinya kering dan melekat dalam diri anak.  Saat ini isu-isu intoleransi hingga radikalisme merambah kebagian belahan bumi nusantara. Bahkan merambah ke dunia anak-anak, seperti buku pelajaran, buku bacaan dan lain sebagainya.(Baca: Penyebaran Radikalisme di Sekolah Bisa Melalui Buku Agama ) Kita sebagai pendidik harus menjaga anak-anak kita agar tidak menjadi seorang anak yang memiliki jiwa intoleran. Demikian saya sajikan sebuah komik toleransi yang sangat bermanfaat bagi anak-anak. komik ini juga bisa digunakan sebagai media visualisasi untuk mengajar anak SD-SMP dalam mata kuliah PAI (Pendidikan Agama Islam).       ...

Beda Untuk Damai (Film Pendek)

Film ini menceritakan tentang kehidupan anak - anak yang di bumbui dengan konflik di antara mereka sampai mereka berhasil memecahkan masalah mereka....