Saya dan Ustad Abu Janda al-Boliwudi mungkin juga teman-teman lainnya berulang kali dizalimi oleh mereka-mereka yang tak mampu membalas argumen kami.
Cara mereka sederhana, dengan upah sekedarnya, dan tak perlu kecerdasan. Hanya perlu keimanan dan satu platform device untuk mengendalikan cyber crime dengan menggerakan ratusan bahkan ribuan robot-robot digital pemangsa akun toleran. Tujuannya agar kami tidak bisa berkutik. Agar kami berhenti menulis!
Tapi apa boleh dikata? Menyebar gagasan toleransi sudah menjadi tanggung jawab kami.
Bila para musuh-musuh NKRI tak pernah lelah untuk melakukan aksi nyata maupun cyber yang menciptakan kehancuran dengan membius ide intoleransi. Kami juga tak akan pernah lelah menyebarkan ide toleransi.
Untuk semua saudaraku sebangsa setanah air, baik yang Muslim maupun yang Non Muslim. Sadari satu hal bahwa persatuan kita adalah musuh terbesar kaum intoleran. Itu yang menjadikan Indonesia bertahan sampai saat ini.
Karena kekuatan yang lahir dari persatuan kita menghambat tujuan keji mereka, mereka menghalalkan segala cara untuk memecah belah kita. Jangan terpancing ya.
Jangan lupa juga ingatkan semua orang terdekat yang sekiranya masih bisa diajak berdiskusi dengan akal sehat, untuk tetap menjunjung tinggi nilai toleransi.
- SALAM TOLERANSI -
Diambil dari FP Acin Muhdor
https://web.facebook.com/acinmuhdor/?fref=ts
