
Ketahuilah wahai kawan, bumi ini diciptakan dengan asas keteraturan.
Lihatlah, bintang-bintang hanya bisa kita lihat dengan kasat mata di malam hari
Lihatlah, matahari hanya bisa kita lihat ketika siang hari.
Adakah sesuatu yang tidak berjalan secara teratur?
Kawan, mungkin kamu melihat banjir, kebakaran diberbagai daerah
Bukankah jika kita telusuri itu perbuatan kita sendiri?
Adakah sesuatu yang tidak berjalan secara teratur?
Kawan, coba kau nyalakan api, apakah ia membakar sekitarnya?
Adakah api yang tidak terbakar?
Kawan, mungkin engkau mendengar Ibrahim tak terbakar dalam kubangan api. Tapi, ketahuilah kawan, Ibrahim sudah melampaui kedekatan dengan Sang Pencipta
Itu artinya, ada sebab lain yang membuat Ibrahim tak terbakar
Kawan, apakah kau juga melihat peperangan, pelecehan dan berbagai tindakan kejahatan di bumi?
Apa itu teratur?
Kawan, Apa kau lihat sekelompok orang berkumpul berunjuk rasa di jalanan?
bukankah itu mengganggu ketertiban?
Kawan, apakah terbersit di pikiranmu jika mungkin saja ada nenek tua yang sakit harus dibawa ke Rumah Sakit, sedangkan orang-orang menutupi jalanan. Apakah terbersit dalam pikiranmu jika mungkin saja ada seorang ibu yang akan melahirkan harus segera ditolong, sedang orang-orang menutupi jalanan. Itulah sebuah kedzoliman!
Kawan, bumi ini akan teratur, bumi ini akan indah jika yang kau sebarkan prinsip keadilan
bumi ini juga akan penuh kedamaian jika yang kau sebarkan prinsip toleransi!
Lihatlah jika si kaya dan si miskin berdampingan, adakah pencurian dengan dalih kelaparan?
Lihatlah jika Islam, kristen, Sikh, Hindu, Budha, dan berbagai macam agama berdampingan, adakah keributan dan kebencian di dalamnya?
Lihatlah jika Sunni, Syiah dan berbagai macam aliran berampingan, adakah pensesatan atau pengkafiran?
Kawan, lihatlah kasus sampang, sampit, poso dan berbagai kasus lainnya, bukankah itu karena ketidaktoleran para pemeluk agama, sekawanan pemegang kuat kesukuan, ego dan berbagai macam penyakit hati lainnya?