Skip to main content

Kami Toleransi Bukan Basa Basi


Setiap tahun ummat kristiani merayakan Natal, setiap tahun pula sebagian ummat muslim repot mempersoalkan urusan saudara semuslim lainnya yang mengucapkan selamat Natal kepada "saudara kandungnya".


Ini bukan soal akidah, tapi soal muamalah.

Mengapa takut untuk menyapa saudara kita? Padahal, mereka tak pernah mentidakbolehkan mengucapkan slamat hari raya idul fitri pada ummat muslim?

Kalau takut ya sudah takut saja sendiri, bukan malah mengecam yang lain untuk bertoleran.
Persoalan pengucapan selamat Natal pada saudara non muslim merupakan cerminan kita  bagaimana kita menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, bagaimana kita menjaga ketentraman di bumi, itulah yang diharapkan Tuhan Sang Maha Cinta!!

Maka, marilah bertoleransi, dengan sebenar-benarnya toleransi! Bukan hanya basa-basi!
Mari bertoleran dengan menghargai sesama kita, bukan berpura-pura!


Toleransi bukan cuma perbedaan pendapat, tapi juga cara memandang segala sesuatu yang berbeda di luar kita.


Pegang keyakinanmu mati-matian, tapi juga biarkan orang lain memegang keyakinannya mati-matian!


Salam toleransi!
Www.agentoleransi.com

Popular posts from this blog

Komik Toleransi Untuk Anak Usia Dini

Seorang psikolog ternama, Dr. Haim Ginott memberikan ungkapan bahwa Anak-anak bagaikan semen yang basah. Apapun yang jatuh kepadanya akan meninggalkan sebuah jejak. Ketika kita memberikan wejangan seperti tontonan televis i , majalah atau komik, maka isi  di dalamnya bisa saja menjadi seperti jejak pada semen basah yang nantinya kering dan melekat dalam diri anak.  Saat ini isu-isu intoleransi hingga radikalisme merambah kebagian belahan bumi nusantara. Bahkan merambah ke dunia anak-anak, seperti buku pelajaran, buku bacaan dan lain sebagainya.(Baca: Penyebaran Radikalisme di Sekolah Bisa Melalui Buku Agama ) Kita sebagai pendidik harus menjaga anak-anak kita agar tidak menjadi seorang anak yang memiliki jiwa intoleran. Demikian saya sajikan sebuah komik toleransi yang sangat bermanfaat bagi anak-anak. komik ini juga bisa digunakan sebagai media visualisasi untuk mengajar anak SD-SMP dalam mata kuliah PAI (Pendidikan Agama Islam).       ...

Mereka Punya Bahasa Universal

Oleh: Aris Karisma, Comica. Suatu waktu, menjelang sore. Ketika aku duduk-duduk di teras rumah. Menikmati secangkir teh hangat. Aku tiba tiba mengerti apa yg dikatakan binatang dan tumbuhan. Mungkin ini sekedar kegilaan. Namun aku mengerti. Mereka punya bahasa yg universal, menghubungkan semua menjadi satu. Bahasa yg utuh dan bisa dimengerti tanpa dipelajari. Aku mendengar pembicaraan, seekor burung. Bagaimana ia membentangkan sayapnya & bercerita bagaimana bumi terlihat dr atas sana. Semut mengajarkan kerjasama. Sistem yg mereka jalani setiap hari. Bekerja keras, berbagi makanan, demi sesama. Dan, aku yakin ketika aku mendengar satu persatu dari binatang itu berbicara, tak ada satupun yg bercerita mengenai Agama. Mereka hanya berbicara mengenai hidup, bagaimana mengisinya, dan bagaimana mereka menjalaninya, dari hari ke hari. Aku yakin, jika aku bertemu singa, mungkin dia akan berbicara mengenai wibawa. Dan mungkin, lebah bercerita mengenai madu-madu yg dikumpulkannya. Dan, aku ...