Seorang anak yang terlahir dari rahim ibu Nasrani bertanya pada ibunya, "Ibu, mengapa aku berbeda? Mengapa kita tidak memeluk Islam saja seperti teman-temanku ibu".
"Nak, kenapa kau bertanya? Bukankah kau suka melihat indahnya pelangi di kala sore ia datang? Nak, kenapa kau masih ragu dengan keindahan dalam perbedaan? Sedang, kau suka melihat warna-warni bebungaan di pekarangan kita?", Jawab sang Ibu.
"Jadi maksud ibu, perbedaan itu seperti halnya pelangi yang indah di pandang?", Tanya lagi sang anak.
"Tepat sekali anakku, jangan pernah takut untuk berbeda. Tuhan menciptakan kita berbeda sebagai pembeda, bahwa kita yang diciptakan, bukan pencipta. Satu lagi nak, Indahnya perbedaan itu seperti lezatnya makanan. Ia tidak akan mungkin lezat jika tanpa bumbu yang beraneka ragam".
Salam Toleransi