
Berpendapat dalam ruang publik adalah melempar cerminan diri ke tengah-tengah masyarakat yang majemuk.
Ia seperti bibit, bila tumbuh dan mekar, tentu akan banyak penikmatnya. Sebagian orang akan mengadopsinya sebagai template berargumen.
Bila ia tumbuh namun justeru mengganggu populasi di sekelilingnya. Ia harus ditebang. Atau dialokasikan ke tempat yang mungkin lebih efektif untuk jenis tumbuhan pengganggu.
Bila ia tak tumbuh, berarti muatan ide dalam pendapatnya masi sebatas ilusi atau memang belum relevan untuk diterapkan.
Selamat pagi..
- SALAM TOLERANSI -