Skip to main content

Merah Putih, Semangat Kita Semua


Agen Toleransi-Warna merah putih adalah julukan sang saka Bangsa Indonesia. Kehormatan yang tidak ada duanya bagi Bangsa Indonesia. Ia melampui kehormatan besar untuk Bangsa Indonesia. Setiap masyarakat Bangsa ini tidak memungkiri warna merah putih adalah warna yang memiliki arti penting. Bendera yang menjunjung tinggi unsur-unsur nilai kebijaksanaan. Pada setiap upacara di sekolah, setiap hari kemerdekaan dan dimanapun mengangkat tangan memberi penghormatan kepada sang merah putih, semua bersatu padu untuk kejayaan merah putih negeri ini. 

Merah Putih meliputi beribu-ribu pulau, meliputi banyak suku, meliputi banyak perbedaan yang di jadikan satu himpunan bangsa Indonesia. Kalimat "penghormatan kepada sang merah putih" adalah perwujudan kebesaran dan kedaulatan bangsa Indonesia yang saling pangku memangku membangun bangsa Indonesia. Kita tahu bahwa warna merah dan putih hanyalah sekadar warna pada sehelai kain, namun ternyata tidak hanya sampai di situ pemahaman bangsa tetapi sampai pada simbol perjuangan Bangsa. Setiap bangsa Indonesia mati-matian mempertahankannya, bukan karna bendera yang hanya dari sehelai kain tetapi membela perjuangan besar demi kejayaan bangsa. Hal ini sungguh luar biasa merah putih adalah pengibar semangat kepatriotan kita semua. Ia berarti tubuh yang berani berjuang, berkorban demi Bnagsa dan Putih berarti jiwa suci manusia. Keduanya menjunjung tinggi keutuhan Indonesia. 

Merdeka, Merdeka, Merdeka Indonesia..!

Hal ini memberi jawaban untuk setiap rakyat Indonesia, bahwa bendera merah putih adalah kebangkitan bersama melawan segala hal yang menyimpang dari asas-asas ideologi bangsa. Apapun perbedaan yang ada pada rakyat, mari bergelut kita berjuang, bersama, bersatu, menghimpun seluruh tujuan dan semangat positif untuk bangsa Indonesia. 

Popular posts from this blog

Komik Toleransi Untuk Anak Usia Dini

Seorang psikolog ternama, Dr. Haim Ginott memberikan ungkapan bahwa Anak-anak bagaikan semen yang basah. Apapun yang jatuh kepadanya akan meninggalkan sebuah jejak. Ketika kita memberikan wejangan seperti tontonan televis i , majalah atau komik, maka isi  di dalamnya bisa saja menjadi seperti jejak pada semen basah yang nantinya kering dan melekat dalam diri anak.  Saat ini isu-isu intoleransi hingga radikalisme merambah kebagian belahan bumi nusantara. Bahkan merambah ke dunia anak-anak, seperti buku pelajaran, buku bacaan dan lain sebagainya.(Baca: Penyebaran Radikalisme di Sekolah Bisa Melalui Buku Agama ) Kita sebagai pendidik harus menjaga anak-anak kita agar tidak menjadi seorang anak yang memiliki jiwa intoleran. Demikian saya sajikan sebuah komik toleransi yang sangat bermanfaat bagi anak-anak. komik ini juga bisa digunakan sebagai media visualisasi untuk mengajar anak SD-SMP dalam mata kuliah PAI (Pendidikan Agama Islam).       ...

Mereka Punya Bahasa Universal

Oleh: Aris Karisma, Comica. Suatu waktu, menjelang sore. Ketika aku duduk-duduk di teras rumah. Menikmati secangkir teh hangat. Aku tiba tiba mengerti apa yg dikatakan binatang dan tumbuhan. Mungkin ini sekedar kegilaan. Namun aku mengerti. Mereka punya bahasa yg universal, menghubungkan semua menjadi satu. Bahasa yg utuh dan bisa dimengerti tanpa dipelajari. Aku mendengar pembicaraan, seekor burung. Bagaimana ia membentangkan sayapnya & bercerita bagaimana bumi terlihat dr atas sana. Semut mengajarkan kerjasama. Sistem yg mereka jalani setiap hari. Bekerja keras, berbagi makanan, demi sesama. Dan, aku yakin ketika aku mendengar satu persatu dari binatang itu berbicara, tak ada satupun yg bercerita mengenai Agama. Mereka hanya berbicara mengenai hidup, bagaimana mengisinya, dan bagaimana mereka menjalaninya, dari hari ke hari. Aku yakin, jika aku bertemu singa, mungkin dia akan berbicara mengenai wibawa. Dan mungkin, lebah bercerita mengenai madu-madu yg dikumpulkannya. Dan, aku ...