Skip to main content

Kawan, Toleransi Harus Terang Benderang

Kawan, perlu kawan tau--pada hakikatnya sebagai umat islam, sudah keniscayaan menyikapi segala hal dengan TOLERANSI. Tetapi juga perlu diketahui tempat Islam Untuk mu Indonesia mu berada dalam Kebinnekaan budaya yang membentuk dunia modern.

Kawan, saat ini engkau berada dalam dunia modern atau dapat  disebut dunia yang sensitif karna saat kawan tidak tau perkembangan teknologi, informasi  mendunia ini, kawan tidaklah akan memahami serangan terhadap psikologimu kawan  sampai generasimu menjadi korban.

Kawan, saat ini tugas mu sangat banyak.
Kawan, bukanlah saat nya sekarang untuk mu berdiam diri pula bukan saatnya kawan bersenang-senang di atas penderitaan banyak orang di luar dirimu kawan.

Kawan, Bangsa mu membutuhkanmu,  hari ini saat ini bangkitlah kawan dengan semboyan yang amat berharga ini, yakni Kebinnekaan.

Kawan saatnya kita bersama-sama meninggalkan kebiasaan sebagian umat muslim yang sering kali menggunakan kekerasan, saling menghujat baik itu dalam agamamu itu maupun dalam sistim demokrasi menjadi satu kesatuan utuh untuk perdamaian, hidup harmonis, sejahtera, dan bahagia setiap masa.

Kawan, jika engkau melihat di luar sana, banyak Ideologi bangsa diluar sana yang berbeda dengan kita, tetapi mereka sanggup menyediakan jembatan lintas-budaya yang diperlukan oleh setiap masyarakat toleran.

Kawan?

Marilah bangkit...  Salam untuk kita semua,

salam toleransi.

Oleh: Agen Agil

Popular posts from this blog

Komik Toleransi Untuk Anak Usia Dini

Seorang psikolog ternama, Dr. Haim Ginott memberikan ungkapan bahwa Anak-anak bagaikan semen yang basah. Apapun yang jatuh kepadanya akan meninggalkan sebuah jejak. Ketika kita memberikan wejangan seperti tontonan televis i , majalah atau komik, maka isi  di dalamnya bisa saja menjadi seperti jejak pada semen basah yang nantinya kering dan melekat dalam diri anak.  Saat ini isu-isu intoleransi hingga radikalisme merambah kebagian belahan bumi nusantara. Bahkan merambah ke dunia anak-anak, seperti buku pelajaran, buku bacaan dan lain sebagainya.(Baca: Penyebaran Radikalisme di Sekolah Bisa Melalui Buku Agama ) Kita sebagai pendidik harus menjaga anak-anak kita agar tidak menjadi seorang anak yang memiliki jiwa intoleran. Demikian saya sajikan sebuah komik toleransi yang sangat bermanfaat bagi anak-anak. komik ini juga bisa digunakan sebagai media visualisasi untuk mengajar anak SD-SMP dalam mata kuliah PAI (Pendidikan Agama Islam).       ...

Mereka Punya Bahasa Universal

Oleh: Aris Karisma, Comica. Suatu waktu, menjelang sore. Ketika aku duduk-duduk di teras rumah. Menikmati secangkir teh hangat. Aku tiba tiba mengerti apa yg dikatakan binatang dan tumbuhan. Mungkin ini sekedar kegilaan. Namun aku mengerti. Mereka punya bahasa yg universal, menghubungkan semua menjadi satu. Bahasa yg utuh dan bisa dimengerti tanpa dipelajari. Aku mendengar pembicaraan, seekor burung. Bagaimana ia membentangkan sayapnya & bercerita bagaimana bumi terlihat dr atas sana. Semut mengajarkan kerjasama. Sistem yg mereka jalani setiap hari. Bekerja keras, berbagi makanan, demi sesama. Dan, aku yakin ketika aku mendengar satu persatu dari binatang itu berbicara, tak ada satupun yg bercerita mengenai Agama. Mereka hanya berbicara mengenai hidup, bagaimana mengisinya, dan bagaimana mereka menjalaninya, dari hari ke hari. Aku yakin, jika aku bertemu singa, mungkin dia akan berbicara mengenai wibawa. Dan mungkin, lebah bercerita mengenai madu-madu yg dikumpulkannya. Dan, aku ...