Skip to main content

Mengertilah...





Lebih dari 70 tahun indonesia merdeka, tapi keadaan makin jauh dari kata merdeka. Segala rentetan cerita hanya sebagai "cerita". Ia tak meresap dalam jiwa dan raga.


Banyak yang mencaci tak memberi solusi.
Banyak yang memaki tak memberi arti.

Segala perbedaan justru menimbulkan perpecahan.
Suku, etnis, madzhab, agama bahkan berbeda pendapat.
Ia bukan menjadi rahmat tapi laknat!
Mengapa?

Hanya persoalan tak memahami
Cobalah tuk menghargai.
Cobalah tuk mengerti
 
Disitu kau tau arti toleransi.

Popular posts from this blog

Komik Toleransi Untuk Anak Usia Dini

Seorang psikolog ternama, Dr. Haim Ginott memberikan ungkapan bahwa Anak-anak bagaikan semen yang basah. Apapun yang jatuh kepadanya akan meninggalkan sebuah jejak. Ketika kita memberikan wejangan seperti tontonan televis i , majalah atau komik, maka isi  di dalamnya bisa saja menjadi seperti jejak pada semen basah yang nantinya kering dan melekat dalam diri anak.  Saat ini isu-isu intoleransi hingga radikalisme merambah kebagian belahan bumi nusantara. Bahkan merambah ke dunia anak-anak, seperti buku pelajaran, buku bacaan dan lain sebagainya.(Baca: Penyebaran Radikalisme di Sekolah Bisa Melalui Buku Agama ) Kita sebagai pendidik harus menjaga anak-anak kita agar tidak menjadi seorang anak yang memiliki jiwa intoleran. Demikian saya sajikan sebuah komik toleransi yang sangat bermanfaat bagi anak-anak. komik ini juga bisa digunakan sebagai media visualisasi untuk mengajar anak SD-SMP dalam mata kuliah PAI (Pendidikan Agama Islam).       ...

RENUNGAN PAGI - #12

Jangan berhenti mencurigai keyakinanmu. Karena dalam menempuh kesempurnaan, tak pernah ada kata "cukup". Jangan biarkan keyakinan yang kau anggap mulia menghentikan pikiranmu, karena yang memuliakanmu di hadapan langit dan bumi adalah perbuatan mulia yang lahir dari pikiran mulia. Bila pikiran yang kau tempuh berakhir pada kebuntuan, cobalah terima hal baru yang awalnya kau anggap buruk. Karena terkadang, sampah di suatu planet adalah harta karun bagi planet lainnya. Selamat pagi.. - SALAM TOLERANSI - Oleh: Acin Muhdor