Skip to main content

NATAL DI MAKAM PROKLAMATOR

Agen Toleransi- Jakarta (25/12), Peringatan natal dan tahun baru yang biasa diperingati oleh saudara-saudara kristiani di gereja-gereja,  kini juga diperingati di pelataran makam proklamator,  komplek makam Bung Hatta Jakarta Selatan.

Peringatan keagamaan ini terselenggara atas kerjasama oleh LSM Semangat Merah Putih (SEMERU),  International Conference on Religion and Peace(ICRP), komunitas Manusia Indonesia(KOMANDO), Pesantren Pancasila,  Agen Toleransi, mahasiswa mahasiswi STAIMI,  Suara Bangsa, dan Program Pembangunan Manusia Pancasila(PPMP) dalam rangka menjalin silaturahmi sesama anak bangsa.

"kelahiran Yesus Kristus (Isa al-Masih) sebagai program yang baru pertama kali diselenggarakan di pelataran makam sang proklamator", Pungkas bung Engki selaku ketua SEMERU.

Setiap hari-hari bersejarah nasional dan peringatan keagamaan, kita selenggarakan acara peringatan, lanjut Bung Engki. 

Tidak sekedar ceremonial, lanjutnya lagi, tetapi bagaimana kita harus mengambil pelajaran dan meneladani tentang kecintaan terhadap bangsa sebagaimana yang diajarkan oleh sang proklamator, melalui peringatan-peringatan hari besar semacam ini.

"Dari pagi hingga malam ini, kita selenggarakan pelayanan terhadap para peziarah makam, memberikan snack dan air minum, juga diadakan diskusi kebangsaan dengan berbagai elemen masyarakat dalam rangka menjaga keutuhan bangsa dan negara serta membina semangat persatuan dan gotong royong untuk kemaslahatan bersama." pungkas Bung Hengki.
(Mujib Munawan/Banin)

Popular posts from this blog

Komik Toleransi Untuk Anak Usia Dini

Seorang psikolog ternama, Dr. Haim Ginott memberikan ungkapan bahwa Anak-anak bagaikan semen yang basah. Apapun yang jatuh kepadanya akan meninggalkan sebuah jejak. Ketika kita memberikan wejangan seperti tontonan televis i , majalah atau komik, maka isi  di dalamnya bisa saja menjadi seperti jejak pada semen basah yang nantinya kering dan melekat dalam diri anak.  Saat ini isu-isu intoleransi hingga radikalisme merambah kebagian belahan bumi nusantara. Bahkan merambah ke dunia anak-anak, seperti buku pelajaran, buku bacaan dan lain sebagainya.(Baca: Penyebaran Radikalisme di Sekolah Bisa Melalui Buku Agama ) Kita sebagai pendidik harus menjaga anak-anak kita agar tidak menjadi seorang anak yang memiliki jiwa intoleran. Demikian saya sajikan sebuah komik toleransi yang sangat bermanfaat bagi anak-anak. komik ini juga bisa digunakan sebagai media visualisasi untuk mengajar anak SD-SMP dalam mata kuliah PAI (Pendidikan Agama Islam).       ...

Mereka Punya Bahasa Universal

Oleh: Aris Karisma, Comica. Suatu waktu, menjelang sore. Ketika aku duduk-duduk di teras rumah. Menikmati secangkir teh hangat. Aku tiba tiba mengerti apa yg dikatakan binatang dan tumbuhan. Mungkin ini sekedar kegilaan. Namun aku mengerti. Mereka punya bahasa yg universal, menghubungkan semua menjadi satu. Bahasa yg utuh dan bisa dimengerti tanpa dipelajari. Aku mendengar pembicaraan, seekor burung. Bagaimana ia membentangkan sayapnya & bercerita bagaimana bumi terlihat dr atas sana. Semut mengajarkan kerjasama. Sistem yg mereka jalani setiap hari. Bekerja keras, berbagi makanan, demi sesama. Dan, aku yakin ketika aku mendengar satu persatu dari binatang itu berbicara, tak ada satupun yg bercerita mengenai Agama. Mereka hanya berbicara mengenai hidup, bagaimana mengisinya, dan bagaimana mereka menjalaninya, dari hari ke hari. Aku yakin, jika aku bertemu singa, mungkin dia akan berbicara mengenai wibawa. Dan mungkin, lebah bercerita mengenai madu-madu yg dikumpulkannya. Dan, aku ...