Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2017

Event Agen Toleransi #Nobar

Hay Guys.... Buat kamu kamu yang mau hadir nonton bid'ah cinta dan sudah booking tiketnya. kami menginformasikan untuk mengikuti event yang kami selenggarakan. gimana caranya? 1. Setelah acara/saat acara kmu selvie di TKP serta di dalam foto itu diberi Captur #NobarMUBIN #NobarAgenToleransi. Setelah itu share keseruan Nobar Kamu di twitter dengan hastag #NobarMUBIN #NobarAgenToleransi CC twitter @AgenToleransi  2. Like Fane Page Agen Toleransi https://web.facebook.com/AgenToleransi/ 3. Follow Twitter Agen Toleransi 4. Share Laman ini ke teman-teman kamu yaa... Pemenangnya akan diumumkan H+1 Semoga kamu beruntung!

Senyuman Membawa Kedamaian

Suatu hari ada yang bertanya, “Mengapa kamu senyam-senyum terus, nanti malah dianggap gila lho?” “Senyum itu membawa kedamaian,” jawabku santai. Orang itu pun menganggukkan kepala, “Ooo gitu.” Ia langsung menjauh dariku. Tiada hari tanpa senyum. Mungkin bagi sebagian orang yang mendambakan kedamaian dalam hidupnya, ia tak segan-segan menghiasai wajahnya dengan senyum termanisnya. Ia lemparkan senyumannya kepada setiap orang yang ia temui. Sebab, ia yakin bahwa dengan selalu mengembangkan senyuman, orang lain pun akan merasa nyaman dengannya, ia pun juga nyaman. Yups, mestinya kita juga begitu, berbagi senyuman kepada orang lain. Tapi, kadang kita lebih sering memasang muka cemberut, sehingga orang lain pun tak nyaman dengan kita, yang akhirnya mereka pun menjauh dari kita, atau bisa jadi memusuhi kita, lantaran, bagi mereka, muka cemberut kita menyebalkan, tidak menarik bahkan bikin emosi di saat melihatnya. Makanya, rasa-rasanya penting sekali untuk menghiasi waj...

Sejatinya Kita Masih Tersesat

Meminjam Istilah Cak Nun, bahwa kebanyakan kita itu lebih banyak tidak tahu ketimbang tahu. Artinya, kita mengetahui sedikit hal, dan tidak mengetahui banyak hal. Itulah manusia. sederhanya, setelah kita menyadari bahwa diri kita ini lebih banyak tidak tahunya ketimbang tahu, lalu buat apa kita bersikap menjadi ‘sok tahu’ dan menegasikan kelompok lain yang dengannya kita juga tidak tahu. Buat apa saling menyesatkan kalau sejatinya kita sendiri tidak tahu permasalahan yang kita sesatkan. Buat apa saling mengkalaim dirinya benar, lalu menganggap orang lain salah, sesat bahkan kafir, kalau sejatinya dirinya sendiri adalah orang jahil, kalau bahasa kasarnya, orang bodoh. Buat apa mengkalim bahwa surga bakal ia raih, kalau sebenarnnya ia tidak tahu apakah surga itu benar-benar untuknya atau bukan. Yups, kemabli ke pokok pemasalahan, bahwa sesungguhnya  kita hanya manusia yang sedikit ilmu, tidak banyak tahu akan segala hal. Oleh karenanya, setelah kita menyadari bahwa kita...