Skip to main content

Pengertian toleransi

Pengertian toleransi adalah suatu sikap yang saling menghargai kelompok-kelompok atau antar individu dalam masyarakat atau dalam lingkup lainnya. Toleransi adalah sautu perbuatan yang melarang terjadinya diskriminasi sekalipun banyak terdapat kelompok atau golongan yang berbeda dalam masyarakat. Toleransi ini bisa terlihat jelas pada agama, toleransi agama sering kita jumpai di masyarakat. Adanya toleransi agama menimbulkan sikap saling menghormati masing-masing pemeluk agama.

Apa pengertian toleransi antar umat beragama ?
Pengertian toleransi antar umat beragama yaitu meyakini bahwa agamaku adalah agamaku adalah agamaku dan agamu adalah agamamu. Dengan kata lain toleransi beragama adalah saling respect / menghargai agama orang lain dan tidak boleh memaksakan orang lain untuk menganut agama kita. Serta kita tidak diperbolehkan untuk mengejek-ngejek ataupun mencela agama orang lain dengan alasan apapun karena sejatinya kita adalah sama-sama manusia. Apa pengertian toleransi sosial dan contohnya ? Pengertian toleransi dan cakupannya bukan saja pada bidang agama, namun juga bisa pada bidang politik. Di bidang politik pun harus ada toleransi politik yang dilakukan antar partai politik.

Toleransi sosial mengajarkan agar kelompok mayoritas dalam suatu masyarakat menghargai kelompok minoritas. Contoh sederhananya, orang kaya tidak boleh sombong dengan orang kecil karena orang kaya tercipta pasti karena berkat bantuan orang kecil (miskin). Adanya toleransi ini akan menghilangkan diskriminasi terhadap kelompok atau golongan yang besar menguasai golongan yang kecil. Dalam masyarakat Indonesia, adanya toleransi sosial menimbulkan hidup yang saling berdampingan dan menghindari permusuhan masng-masing individu.

Pengertian toleransi adalah suatu sikap seseorang atau kelompok mayoritas dan minoritas untuk saling menjaga perasaan atau saling menghormati. Sikap toleransi yang tumbuh dari masing-masing individu memberikan nilai tersendiri apabila dia terjun ke masyarakat. Tanpa adanya toleransi maka di masyarakat bisa sering terjadi pertengkaran, perkelahian ataupun bisa saling mematikan kelompok satu dengan kelompok lainnya. Toleransi memberikan perlindungan pada kelompok minoritas dari kelompok-kelompok mayoritas. Dan lingkup toleransi bukan hanya pada satu bidang saja namun ada cukup banyak bidang atau lingkup yang membutuhkan sikap toleransi.

Popular posts from this blog

Komik Toleransi Untuk Anak Usia Dini

Seorang psikolog ternama, Dr. Haim Ginott memberikan ungkapan bahwa Anak-anak bagaikan semen yang basah. Apapun yang jatuh kepadanya akan meninggalkan sebuah jejak. Ketika kita memberikan wejangan seperti tontonan televis i , majalah atau komik, maka isi  di dalamnya bisa saja menjadi seperti jejak pada semen basah yang nantinya kering dan melekat dalam diri anak.  Saat ini isu-isu intoleransi hingga radikalisme merambah kebagian belahan bumi nusantara. Bahkan merambah ke dunia anak-anak, seperti buku pelajaran, buku bacaan dan lain sebagainya.(Baca: Penyebaran Radikalisme di Sekolah Bisa Melalui Buku Agama ) Kita sebagai pendidik harus menjaga anak-anak kita agar tidak menjadi seorang anak yang memiliki jiwa intoleran. Demikian saya sajikan sebuah komik toleransi yang sangat bermanfaat bagi anak-anak. komik ini juga bisa digunakan sebagai media visualisasi untuk mengajar anak SD-SMP dalam mata kuliah PAI (Pendidikan Agama Islam).       ...

Senyuman Membawa Kedamaian

Suatu hari ada yang bertanya, “Mengapa kamu senyam-senyum terus, nanti malah dianggap gila lho?” “Senyum itu membawa kedamaian,” jawabku santai. Orang itu pun menganggukkan kepala, “Ooo gitu.” Ia langsung menjauh dariku. Tiada hari tanpa senyum. Mungkin bagi sebagian orang yang mendambakan kedamaian dalam hidupnya, ia tak segan-segan menghiasai wajahnya dengan senyum termanisnya. Ia lemparkan senyumannya kepada setiap orang yang ia temui. Sebab, ia yakin bahwa dengan selalu mengembangkan senyuman, orang lain pun akan merasa nyaman dengannya, ia pun juga nyaman. Yups, mestinya kita juga begitu, berbagi senyuman kepada orang lain. Tapi, kadang kita lebih sering memasang muka cemberut, sehingga orang lain pun tak nyaman dengan kita, yang akhirnya mereka pun menjauh dari kita, atau bisa jadi memusuhi kita, lantaran, bagi mereka, muka cemberut kita menyebalkan, tidak menarik bahkan bikin emosi di saat melihatnya. Makanya, rasa-rasanya penting sekali untuk menghiasi waj...

Bukan Kekerasan, tapi Kelemahlembutan!

Pernahkah kita membayangkan seandainya batu yang keras dipertemukan dengan batu yang keras pula, lalu keduanya kita benturkan? Apa yang terjadi? bisa jadi pecah dua-duanya, atau mungkin pecah salah satunya.  Jika begitu, keduanya bisa sama-sama rugi, atau salah satunya yang rugi dan satunya lagi untung. Kalaupun salah satunya untung, dan satunya rugi, berarti masih ada pihak yang dirugikan. Dan itu hanya akan menambah masalah. Analogi di atas hanya sebuah premis dari tulisan ini,  yang mudah-mudahan bisa dipahami oleh pembaca. Dari analogi tersebut, saya hendak mengajak pembaca sedikit merenung dan sedikit berpikir, bahwa kekerasan tak perlu dibalas dengan kekerasan, sebab itu hanya akan memperpanjang masalah. Seringnya, kita mendapati bahwa ada sebagian orang, ketika ada yang berbuat jahat padanya  langsung dibalas dengan kekerasan. Memang, kita tak bisa menampik fenomena itu, sebab itu sangat manusiawi. Tak usah jauh-jauh, mungkin kita juga pernah demiki...