Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2015

Kebaikan Perlu Syarat?

Agen Toleransi- sebuah renungan yang perlu kita resapi dan fikirkan. Mungkin saja ini terjadi pada diri kita, keluarga kita ataupun teman kita.  suatu hari ada satu rombongan keluarga yang ingin pergi bertamasya. Dalam perjalanan melewati tol, di depan mobil mereka ada kecelakaan. Seketika itu, rombongan keluarga yang ingin bertamasya tersebut berhenti dan turun. Ketika turun seorang lelaki, ia dapati di dalam mobil itu seorang ibu-ibu yang mengalami luka parah.   "Sungguh kasihan kbu itu", ucap seorang lelaki dari rombongan yang turun tersebut dalam hati. Sempat ada niatan untuk menolong. Sebelum menolong, ia tanya terlebih dahulu, karena lelaki itu takut si ibu bukan orang islam. "Maaf, agama ibu apa?" ,Tanya si lelaki yang ingin menolong. "Saya islam", jawab si ibu. "Okke saya akan mnolong ibu", eh tapi ibu islam apa?". Si ibu menjawab"saya sunni pak". "okke satu faham, tapi ibu suni apa ya? Muhammadiyah atau Nu?"...

Jusuf Kalla: Pentingnya Toleransi dalam Membangun Rumah Ibadah

AgenTolernasi.com, Aceh -  Kondisi keamanan di lokasi kerusuhan di Desa Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten  Aceh, Singkil  hari ini berangsur normal. Anggota TNI dan Polisi dengan senjata lengkap masih disiagakan di sejumlah tempat ibadah. Sementara itu, satu korban yang menderita luka tembak, seperti ditayangkan  Liputan 6 Petang SCTV , Rabu (14/10/2015), dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Banda Aceh. Korban itu bernama Uyung, warga Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil. Saat kejadian, Uyung berada di antara kerumunan massa. Dalam peringatan Tahun Baru Islam di Masjid Istiqlal Jakarta,  Wakil Presiden Jusuf Kalla  menekankan pentingnya toleransi dalam membangun rumah ibadah. "Bagaimana ada toleransi yang baik termasuk membangun rumah ibadah. Bagaimana aturan-aturannya, maka itu aturan itu penting. Karena bila tidak aturannya, orang dengan gampang membuat aturan sendiri," kata JK. Bentrok antarkelompok warga di Kabupaten  ...

Netizen Muslim di Dunia Ramai-Ramai Kecam Serangan Paris

AgenToleransi.com, PARIS -- Para pengguna sosial media di berbagai belahan dunia ramai-ramai mengecam rangkaian serangan di Paris yang menewaskan lebih dari 150 orang. Netizen Muslim pun mengganggap serangan itu bukan bagian dari Islam.  "Saya Muslim, agama saya Islam tidak bersalah atas kejahatan ini. Kejahatan itu tidak merepresentasikan Islam sama sekali," tulis akun @Abadi9383 dalam kicauannya.  Hal senada juga disampaikan oleh Rashid Buttha. "Saya tidak tahu ke mana dunia akan melangkah? Saya seorang Muslim mengecam tindakan mengerikan tersebut. Islam adalah agama yang damai," tulisnya.  Akun @SaraOrphangirl yang berdomisili di Uni Emirat Arab juga memberikan pernyataan yang sama. "Saya Muslim, saya menentang setiap serangan terhadap manusia, tak peduli warna kulit atau agamanya. Ii yang diajarkan Islan kepada saya."  Sementara Roxxie dengan akun @ThatRoxxieGirl yang berdomisi di Inggris mengaku memiliki banyak teman Muslim. "Dan saya tahu Isla...

Beda Untuk Damai (Film Pendek)

Film ini menceritakan tentang kehidupan anak - anak yang di bumbui dengan konflik di antara mereka sampai mereka berhasil memecahkan masalah mereka....

Video; Bersama dalam Perbedaan

Perbedaan bukanlah sebuah kata asing dalam bahasa keseharian kita. Perbedaan juga yang melahirkan ragam pandangan terhadap berbagai hal. Perbedaan sudut pandang, perbedaan agama, perbedaan fisik, dan perbedaan-perbedaan lainnya... Pak Ali, Pak Endar, Pak Aripin dan teman-teman sukarelawan di Walagri Aksara, memiliki latar belakang berbeda-beda namun memiliki kesamaan pandangan terhadap dunia pendidikan. Menjamurnya pendidikan berkualitas yang ada hingga saat ini, ternyata masih minim apresiasi terhadap perbedaan yang ada dalam keseharian kita. Tanpa disadari kita asyik dalam 'kotak' masing-masing dengan minim empati terhadap segala hal yang 'berbeda' diluar diri kita. Cinengah adalah salah satu daerah dampingan Walagri Aksara. Perjuangan masyarakat Cinengah untuk meningkatkan pendidikan bagi generasi penerusnya menjadi hal yang menyemangati Walagri Aksara untuk ikut berbagi ilmu bersama anak-anak juga para pendidiknya dengan segala potensi yang dimilikinya. Keterbatas...

Video; Toleransi Untuk Kerukunan

Pesan yang ingin saya sampaikan adalah memberikan informasi kepada audience tentang isu toleransi dan hubungannya dengan dasar negara indonesia. Hal ini penting untuk dimengerti audience karena ini berhubungan dengan bagaimana kita hidup bermasyarakat dan bernegara. Marilah kita junjung tinggi tolerasi didalam diri pribadi

Video; Inilah Pentingnya Toleransi

Toleransi adalah upaya mengakui, memahami dan menghormati orang lain yang berbeda dengan kita. Hidup di negara yang begitu beragam, apakah kita punya pilihan lain selain toleransi agar bisa hidup berdampingan dengan damai?

Din Syamsuddin Promosikan Islam Damai di Jepang

Pada akhir kunjungan di Jepang, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin berceramah di Markas Sasakawa Peace Foundation, Tokyo, Rabu (4/11).  Ceramah dihadiri 100 tokoh dari berbagai kalangan, baik tokoh agama, akademisi, mahasiswa, profesional, pengusaha, dan umum. Dalam ceramah bertajuk "Masalah, Tantangan dan Masa Depan Islam di Indonesia" itu, mantan ketua umum PP Muhammadiyah ini menjelaskan jika Islam di Indonesia memiliki watak berbeda dengan Islam di negeri-negeri lain termasuk Timur Tengah. Din menyebut masuknya Islam ke Indonesia secara damai dan latar sosial-budaya masyarakat Indonesia yang cinta damai. Sebagai akibatnya, Islam di Indonesia berwatak damai, moderat, inklusif, toleran, dan anti-kekerasan.  Watak ini dianut oleh mayoritas mutlak umat Islam dan telah berlangsung berabad lamanya. Maka hampir dapat dikatakan, sejak dulu tidak ada ketegangan dan pertentangan serius antara Muslim dan non-Muslim, dan juga antara sesama Muslim....

Jejak Toleransi di Museum Cheng-Ho

Masih banyak warga Jakarta belum tahu bahwa kampung budaya pacinan di kompleks Taman Kebudayaan Indonesia-Tinghoa, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), kini menyimpan begitu banyak kisah heroik pahlawan dalam perjuangan melawan penjajah kolonial Belanda. Sesuai dengan sebutannya sebagai taman budaya Tionghoa, maka pengunjung cepat menangkap kesan bahwa kawasan tersebut lebih menonjolkan kultur negeri Tirai Bambu. Apalagi di dalam kompleks tersebut berdiri kokoh patung Cheng Ho dan guru Khonghucu yang bagi etnis Tionghoa di Tanah Air tidak asing lagi. Suasana kultur etnis Tionghoa semakin terasa kental tatkala pengunjung menyaksikan taman 12 sio dan bangunan-bangunan indah dengan tulisan huruf kanji dan nama donaturnya. Kendati demikian, bangunan-bangunan yang merepresentasikan sebagai kawasan Tiongkok atau pacinan itu akan menyadarkan pengunjung bahwa mereka itu masih berada di Indonesia setelah menyaksikan patung burung Garuda dengan sayap lebar di tengah-tengah taman budaya te...

Peringati Hari Toleransi, "Cahaya Dari Timur" Akan Diputar 60 Layar

JAKARTA, AgenToleran.com --  Dalam rangka memperingati Hari Toleransi Internasional yang jatuh pada 16 November mendatang, Visinema dan Komunitas GUSDURian akan memutar film  Cahaya Dari Timur: Beta Maluku  di 60 layar di seluruh Indonesia sebagai bagian kampanye toleransi yang diadakan oleh GUSDURian.  "Jaringan GUSDURian selalu mengadakan kampanye toleransi. Ini tahun ketiga kami mengadakan kampanye ini dan temanya adalah 'Beda dan Setara'. Nah, kampanye kali ini juga salah satunya dilakukan lewat festival film-film toleransi dan film  Cahaya Dari Timur: Beta Maluku  jadi salah satu film yang akan ditayangkan di 60 layar di Indonesia," kata putri Presiden Republik Indonesia keempat Abdurrahman Wahid atau Gusdur, Inayah Wahid mewakili komunitas GUSDURian dalam jumpa pers di Kedai Filosofi Kopi, Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (13/11/2015).  "Penayangannya bisa benar-benar di  public space gitu . Entah di balai desa, lapangan, atau tempat apapu...

Presiden Senegal Serukan Negara-negara Afrika Dukung Islam Toleran

DAKAR, AgenToleran.com  — Presiden Senegal Macky Sall menyerukan negara-negara Afrika untuk mendukung "Islam toleran" dan berbagi intelijen untuk memerangi kelompok pejihad. "Kita harus mengembangkan wacana teologis dan fiosofis, melatih para imam dengan pengertian Islam toleran," kata Sall saat menyampaikan pidato di Forum Internasional Dakar tentang Perdamaian dan Keamanan di ibu kota Senegal. "Kita tidak akan membiarkan mereka (kelompok pejihad) untuk memaksakan bentuk lain agama dengan praktik-praktik yang tidak sesuai dengan tradisi kita atau konsepsi kita tentang Islam," katanya, lantas menambahkan bahwa kewajiban mengenakan jilbab penuh sebagai contoh ekstremisme. "Kita harus memiliki keberanian untuk melawan bentuk Islam yang berlebihan ini," Sall menambahkan. Senegal adalah negara sekuler di Afrika barat di mana lebih dari 92 persen dari perkiraan populasi 14 juta adalah Muslim. Pernyataan Presiden Senegal sejalan dengan seruan Menteri...

Ganjar Pranowo: Jawa Tengah Kehilangan Sosok yang Sangat Toleran

SEMARANG, AgenToleran.com  — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku berbelasungkawa atas meninggalnya Uskup Agung Semarang Mgr Johanes Pujasumarta. Menurut Ganjar, Jawa Tengah telah kehilangan satu sosok yang sangat toleran dan intens membaur dengan penganut agama lain.  "Beliau orang yang melindungi, sangat toleran. Menurut saya, kalau saya ketemu, jadi adem ayem," kata Ganjar saat dihubungi, Rabu (11/11/2015).  Ganjar sendiri mengaku belum sempat melayat ke rumah duka lantaran masih melaksanakan tugas di Kabupaten Karanganyar.  Namun, saat Uskup dirawat di Rumah Sakit Elisabeth, Semarang, Ganjar sempat membesuk. Saat itu, Uskup yang semula tertidur langsung bangun ketika dirinya datang.  "Waktu beliau sakit di Elisabeth, saya datang. Di sana enggak ada yang jaga, tiba-tiba saya datang, bangun, terus bilang ' gak  ada apa'," tambah pria 47 tahun ini.  Bahkan, saat dirawat itu, almarhum sempat mengajak foto  selfie . Tak berlangsung lama, m...

Bukti Toleransi Islam Terhadap Agama Lainnya

Agama Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi keadilan. Kedalian bagi siapa saja, yaitu menempatkan sesuatu sesuai tempatnya dan memberikan hak sesuai dengan haknya. Begitu juga dengan toleransi dalam beragama. Agama Islam melarang keras berbuat zalim dengan agama selain Islam dengan merampas hak-hak mereka. Allah  Subhanahu wa Ta’ala  berfirman, لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ. “ Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil ” (QS. Al-Mumtahah: 8) Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’diy  rahimahullah  menafsirkan, “Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik, menyambung silaturrahmi, membalas kebaikan , berbuat...

Soempah Pemoeda dan Intoleransi Beragama

“Satoe: Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe, bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. Doea: Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia. Tiga: Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia” (Teks Naskah “Soempah Pemoeda”, Djakarta 28 Oktober 1928). Setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia senantiasa memperingatinya sebagai Hari Sumpah Pemuda. Hari ini, Rabu 28 Oktober 2015, sudah 87 tahun usianya. Indonesia bermakna “indo” yang artinya beraneka-ragam (terdiri atas suku, agama, ras, dan antar-golongan) dan “nesia” adalah negara/bangsa. Para pemuda Indonesia kala itu mendeklarasikan tekad persatuan dan kesatuan dalam “Satoe Tanah Air , Satoe Bangsa, dan Satoe Bahasa yaitu Indonesia”. Kendati NKRI dari Sabang hingga Merauke baru memproklamasikan kemerdekaannya 17 tahun kemudian, Sumpah Pemuda adalah merupakan bukti sejarah bangsa ini sesungguhnya sudah terlahir pada 28 Oktober 1928. Suda...

Toleransi dalam Islam

Toleransi, yang bahasa Arabnya tasamuh adalah "sama-sama berlaku baik, lemah lembut dan saling pemaaf." Dalam pengertian istilah umum, tasamuh adalah "sikap akhlak terpuji dalam pergaulan, di mana terdapat rasa saling menghargai antara sesama manusia dalam batas-batas yang digariskan oleh ajaran Islam." Setidak-tidaknya ada dua macam tasamuh. Pertama, tasamuh antar sesama manusia muslim yang berupa sikap dan perilaku tolong menolong saling menghargai, saling menyayangi, saling menasehati, dan tidak curiga mencurigai. Kedua, tasamuh terhadap manusia non muslim, seperti menghargai hak-hak mereka selaku manusia dan anggota masyarakat dalam satu negara. Dengan kata lain, toleransi didasarkan atas prinsip-prinsip : bertetangga baik; saling membantu dalam menghadapi musuh bersama; membela mereka yang teraniaya; saling menasehati, dan menghormati kebebasan beragama. Ajaran Islam tentang toleransi beragama atau hubu...