Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2017

Khan Academy

Salman Khan (Sal Khan) bisa memasukkan nama Bill Gates sebagai salah satu penggemarnya. Khan bukan jawara Lembah Silikon, seperti Mark Zuckerberg yang menemukan Facebook atau Andy Rubin yang membuat Google bangkit dengan Android. Khan cuma seorang guru. Khan menghabiskan waktunya di sebuah bekas toilet mini yang ia sulap menjadi studio rekaman sekaligus perpustakaan. Ruangan berukuran 1,5 x 2 meter itu adalah think thank yang dia sebut: bgC3. Di ruang sesak inilah Khan menghabiskan waktunya bersama dua komputer, headphone di telinga, kaus tidur dan piyama, menunggu siang sambil membaca buku atau membuat video. “Orang ini luar biasa,” kata Gates dalam e-mailnya. “Dia mengerjakan banyak hal dengan sumber daya yang amat terbatas.” Mengapa Khan begitu dikagumi Bill Gates? Gates dan anak laki-lakinya yang berumur 11 tahun, Rory, terpana oleh video-video pendidikan bikinan Khan, dari video aljabar sampai biologi. Yang membuat kagum Gates adalah sosok Khan yang meni...

- RENUNGAN PAGI - #19

Jalan yang lurus 100% hanya ada dalam konsep. Di bumi yang Tuhan bentangkan justru tak akan pernah kita temukan itu. Tuhan sengaja ciptakan akal yang memproduksi banyak kemungkinan dan konstruksi pikiran yang darinya lahir jalan raya dengan banyaknya lika-liku, seperti: belok kanan belok kiri, putar balik, perempatan, pertigaan dsb. Semua dianugerahkan, agar kita sadar bahwa ketika kita berada pada sebuah jalan yang (kita anggap) benar, bukan kita satu-satunya yang berjalan di sana. Selamat pagi.. - SALAM TOLERANSI - Oleh: Acin Muhdor

Hati yang Bersih Melahirkan Tindakan yang Baik

Mengutip sebuah pendapat dari Ibn ‘Arabi, ia mengatakan, bahwa puncak kemuliaan manusia—sesuai dengan hadis takhallaqu bi akhlak Allah —adalah berakhlak (baca: bermoral) dengan Akhlak Allah. Dan Muhammad Saw. adalah manifesatasi puncak dari akhlak Allah itu sendiri. Tak bisa kita bantah lagi, bahwa akhlak (moral) merupakan ihwal penting yang harus dimiliki setiap orang. Gampangnya, akhlak dipahami sebagai tindakan yang baik yang lahir dari hati yang baik pula. Bisa dipastikan, jika hati seseorang baik, niscaya tindakannya pun juga baik. Boleh jadi, tindakan yang buruk itu lahir dari hati yang buruk juga. Walhasil, baik-buruk tindakan seseorang itu bergantung pada hati dan hal-hal yang terkait dengan sisi batiniyah -nya. Jika begitu, kita bisa menarik kesimpulan, bahwa tindakan buruk seseorang ( su’ul fi’li ) mencerminkan adanya sebuah anomali di dalam sisi jiwanya. Seperti tindakan-tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sebagian saudara-saudara seiman atau se-manusi...

Sikap Intoleran Menentang Fitrah?

Setiap manusia dibekali komponen yang menjadi penyempurna dalam dirinya. Seperti akal. Dengan akal manusia bisa menjadi makhluk sempurna dibanding dengan makhluk lainnya, setamsil binatang. Di dalam ilmu logika, akal disebut-sebut sebagai pembeda ( fashl ) antara manusia dengan makhluk lainnya, yang kalau kita definisikan  dari manusia berarti ‘binatang yang berpikir’ ( al-insan hayawanu an-nathiq ). Dari sini, kita bisa memahami bahwa manusia itu sempurna dengan kehadiran akal yang ada dalam dirinya. Tanpa akal, ia tak ubahnya seperti binatang pada umumnya. Di samping sempurna dengan akal, ia sempurna dengan kehadiran sifat penyayang, pendamai yang tersemat dalam dirinya. Tentunya, masih ada lagi komponen yang dapat berperan sebagai penyempurna manusia, tetapi di sini saya hanya akan menyinggung soal keduanya, yang telah saya paparkan di atas. Jika  begitu, hendaknya akal dan sifat penyayang itu bisa berjalan secara sinergi, bekerja sama dalam diri seseoran...

Beragam dan Satu

Indonesia merupakan pusat jalur perdagangan dunia sejak perdagangan sudah mulai dikenal oleh manusia. Banyak sekali orang dari berbagai kewarganegaraan yang datang untuk lewat, singgah sebentar, bahkan menetap dan berkeluarga di negri ini. Indonesia bukan hanya kaya dalam SDA saja, tapi dalam SDM juga. Yang dimaksud kaya dalam SDM disini adalah bukan kualitas manusianya, tetapi keanekaragaman etnis manusia yang ada di sini. Keanekaragaman itu disatukan di sebuah negara yang didasari asas pancasila. Oleh karena itu, toleransi merupakan hal yang sangat penting dan harus melekat secara kultural. Perlawanan atas penjajahan di Indonesia dibagi menjadi 2 periode, yaitu sebelum 1908 dan setelah 1908. Sebelum 1908 lebih dikenal dengan perlawanan yang bersifat kedaerahan seperti perlawanan aceh, perlawanan cina, dll. Dan setelah 1908 adalah setelah berdirinya organisasi Budi Utomo yang nantinya menimbulkan banyak organisasi-organisasi lain yang akan berujung pada Peristiwa Proklamasi Rengasde...

Cinta dan Toleransi

Kita sudah sering mendengar teriakan akan toleransi, atau membeca tulisan tentang ajakan toleransi, tetapi apa yang kita dengar dan baca tentangnya tak sepenuhnya masuk ke dalam hati yang terdalam. Semua itu hanya sekedar lewat di telinga dan sejenak singgah di dalam mulut, lalu bacaan-bacaan itu hilang entah ke mana. Boleh dikata, negeri ini sangat krisis akan nilai toleransi ( tasamuh ). Bagaimana tidak, beberapa tahun terakhir, sederet konflik SARA sangat sering kita saksikan. Itu menjadi bukti bahwa ada sebuah ketidakberesan di dalam lanskap sosial kita, terlebih ketidakberesan itu ada pada diri masing-masing pribadi. Berbinacang soal toleransi, maka izinkan saya untuk menghdirkan sebuah kosa-kata yang sangat digandrungi hampir semua orang, yakni cinta. Iya, bagi saya, toleransi dan cinta adalah dua unsur yang saling berkaitan. Bisa dipastikan, orang yang tak toleran, maka unsur cinta yang ada dalam dirinya terbengkalai, ia tak berfungsi sebagaimana mestinya. Sebab, se...

Mereka Punya Bahasa Universal

Oleh: Aris Karisma, Comica. Suatu waktu, menjelang sore. Ketika aku duduk-duduk di teras rumah. Menikmati secangkir teh hangat. Aku tiba tiba mengerti apa yg dikatakan binatang dan tumbuhan. Mungkin ini sekedar kegilaan. Namun aku mengerti. Mereka punya bahasa yg universal, menghubungkan semua menjadi satu. Bahasa yg utuh dan bisa dimengerti tanpa dipelajari. Aku mendengar pembicaraan, seekor burung. Bagaimana ia membentangkan sayapnya & bercerita bagaimana bumi terlihat dr atas sana. Semut mengajarkan kerjasama. Sistem yg mereka jalani setiap hari. Bekerja keras, berbagi makanan, demi sesama. Dan, aku yakin ketika aku mendengar satu persatu dari binatang itu berbicara, tak ada satupun yg bercerita mengenai Agama. Mereka hanya berbicara mengenai hidup, bagaimana mengisinya, dan bagaimana mereka menjalaninya, dari hari ke hari. Aku yakin, jika aku bertemu singa, mungkin dia akan berbicara mengenai wibawa. Dan mungkin, lebah bercerita mengenai madu-madu yg dikumpulkannya. Dan, aku ...